Home / Budidaya Pisang / Budidaya tanaman pisang kepok

Budidaya tanaman pisang kepok

Salah satu budidaya pohon pisang yang cukup banyak digeluti oleh masyarakat indonesia adalah budidaya tanaman pisang kepok. Pisang kepok adalah salah satu komoditi yang cukup banyak diminati oleh masyarakat lantaran rasanya yang enak dan juga manfaatnya yang cukup banyak. Oleh sebab itulah bagi mereka yang selalu berfikir pada orientasi bisnis akan berusaha untuk mencoba budidaya tanaman pisang kepok sehingga bisa mendapatkan penghasilan dari usaha tanaman tersebut.

Apabila anda ingin menggeluti budidaya tanaman pisang kepok, maka ada beberapa hal yang perlu anda ketahui terlebih dahulu supaya usaha budidaya tanaman pisang kepok yang anda lakukan bisa lebih terarah. Budidaya tanaman pisang kepok ini memang dibagi menjadi dua metode, yaitu budidaya tanaman pisang kepok untuk bibit tanaman dan budidaya tanaman pisang kepok yang nantinya akan diambil buahnya. Masing-masing jenis budidaya tanaman pisang kepok tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan. Namun, seluruhnya tetap berpotensi untuk bisa sukses dan mendapatkan hasil maksimal dari budidaya tersebut.

Budidaya tanaman pisang kepok yang pertama adalah budidaya anakan dari tanaman pisang kepok. Untuk bisa melakukan budidaya tanaman pisang kepok model ini tentunya kita tidak perlu membutuhkan lahan yang terlalu luas.hal tersebut tentu dikarenakan bibit tanaman pisang kepok tidak membutuhkan lahan yang luas, yang mana nantinya juga bibit bibit yang kita tanam tersebut akan dijual kembali. Kita cukup menanam bibit tanaman pisang kepok dengan ukuran yang kecil, yang mana nantinya setelah bibit dari tanaman pisang kepok tersebut sudah tumbuh cukup besar bisa kita jual kembali.

Metode budidaya tanaman pisang kepok jenis ini tentunya tidak membutuhkan waktu terlalu lama sampai dengan bibit dari tanaman pisang kepok ini siap untuk dijual. Rata-rata, bibit tanaman kepok dengan umur 2 sampai 3 bulan sudah siap untuk dijual ke pasaran. Yang harus rutin kita kerjakan untuk usaha budidaya bibit tanaman pisang kepok adalah kita harus selalu terus menerus menanam bibit-bibit kecil untuk tanaman pisang kepok sehingga kita harus selalu repot untuk melakukan hal tersebut.

Budidaya tanaman pisang kepok yang kedua adalah dengan melakukan proses pembesaran pada tanaman pisang kepok yang nantinya kita ambil buahnya. Untuk jenis budaya daya ini tentu membutuhkan lahan yang cukup luas dan juga waktu yang cukup lama. Cara tanam untuk masing-masing tanaman pisang kepok adalah kurang lebih 2 meter. Di samping itu, budidaya tanaman pisang kepok yang nantinya akan diambil buahnya membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 1 tahun setelah masa penanaman.

Kelebihan dari budidaya tanaman pisang kepok yang nantinya akan diambil buahnya adalah kita cukup melakukan perawatan tanaman pisang kepok saja setelah proses penanaman. Anakan yang tumbuh dari indukan tanaman pisang kepok tersebut nantinya juga akan ikut tumbuh membesar dan sama-sama bisa berbuah. Tentunya dengan metode seperti itu kita tidak perlu direpotkan lagi karena kita tidak perlu lagi menanam bibit dari tanaman pisang kepok setiap kali kita memanen buah dari indukan pisang kepok.

Itulah beberapa informasi mengenai budidaya tanaman pisang kepok yang bisa saya sharing dan bagikan pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat kepada pengunjung semuanya, terutama yang sekarang ini sedang mempelajari bagaimana membudidaya tanaman pisang kepok supaya bisa mendapatkan penghasilan dari budidaya tanaman tersebut. Selamat mencoba.

Check Also

inilah-penyebab-hama-tanaman-pisang-beserta-ciri-cirinya-lengkap

Inilah Penyebab Hama Tanaman Pisang Beserta Ciri Cirinya Lengkap

Penyebab hama tanaman pisang beserta ciri cirinya lengkap. Tanaman pisang sangat mudah dijumpai di Indonesia. ...